Aplikasi WebGIS SITAMALU dapat diakses melalui komputer/laptop ataupun smartphone yang telah terkoneksi dalam jaringan internet. Adapun untuk mengoptimalkan tampilan dan kinerja aplikasi diharapkan menggunakan spesifikasi yang kurang lebih sebagai berikut:
1. Koneksi Internet : diusahakan minimal 1Mbps
2. Browser : Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari
3. OS : Windows 10, OS X, Android, IOS
Layer peta adalah lapisan data yang berisi informasi tentang fitur-fitur yang ada di peta. Layer peta merupakan bagian dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Layer peta dapat berisi informasi berupa: Titik, Garis, Area (poligon), Gambar raster.
Untuk membuka data layer pada Web GIS pilih icon layers
pada pojok kiri atas layer Web GIS anda.
Layer peta akan menampilkan data-data peta yang akan ditampilkan pada Web GIS. Pilih icon
untuk menampilkan sub layer peta pada dan judul kelompok peta yang tersedia, kemudian cek list pada icon
untuk mengaktifkan layer yang akan ditampilkan.
Anda bisa mengatur transparansi layer dengan menggeser icon
sesuai kebutuhan anda, untuk merubah dan mengeser susunan layer peta anda bisa klik dan tahan icon
kemudian geser keatas ataupun kebawah, urutan layer mempengaruhi tampilan pada peta.
Di bagian ini, Anda akan mempelajari cara mengelola pengaturan layer peta dalam hal informasi umum, mode tampilan, gaya, dan info fitur. Untuk mengaktifkan pengatruan ini anda bisa memilih layer yang akan diatur dengan cara klik pada layer peta hingga aktif
,Kemudian pada bagian pojok kiri atas akan tampil pilihan pengaturan layer 
Selected layer settings adalah pengaturan dan modifikasi display pada layer dalam bentuk pewarnaan ataupun penamaan
Filter layer adalah tool untuk pengguna agar dapat memilih data di peta berdasarkan berbagai atribut data
Remove selected layer adalah perintah untuk menghapus lapisan yang dipilih pada Web GIS, perintah tidak akan menghapus data secara sepenuhnya, jika anda mereload halaman Web GIS maka data akan tampil Kembali
Create a widget adalah tools yang dapat membuat widget dari lapisan yang ditambahkan ke peta. Widget adalah komponen seperti bagan, teks, tabel, dan penghitung, yang berguna untuk menggambarkan dan memvisualisasikan data lapisan secara kualitatif dan kuantitatif serta memberi pengguna kesempatan untuk menganalisis informasi secara lebih efektifIdentifikasi layer di Web GISadalah proses untuk mengidentifikasi atribut fitur pada layer tertentu di peta. Untuk mengidentifikasi layer peta, pertama anda harus mengaktifkan layer hingga aktif dan dalam posisi terpilih
jika layer tidak dalam posisi terpilih maka data attribute informasi tidak akan muncul, Kemudian klik pada layer peta anda untuk memunculikan informasi attribute data dari peta
Tabel atribut di Web GIS adalah daftar yang berisi semua fitur dan atribut yang ada di layer. Tabel ini berisi informasi nonspasial tentang informasi dari data pada layer peta.
Untuk mengaktifkannya pilih salah satu layer untuk diaktifkan, sebagai contoh aktifkan dan klik pada layer Batas Desa/Kampung pada folder Batas Administrasi.
Klik icon attribute tabel
untuk memunculkan tabel attribute data pada layer yang dipilih , tabel attribute akan muncul pada bagian bawah, anda bisa mengeser pada bagian atas tabel untuk membesarkan atau mengecilkan ukuran tabel.
Filter data attribute adalah fitur yang digunakan untuk membatasi data yang ditampilkan di halaman Web GIS. Filter ini menggunakan kueri untuk mengurangi cakupan data tanpa mengubah data yang mendasarinya.
Pada bagian kolom type text to filter anda dapat mengisi nama attribute yang akan difilter atau akan dicari, pastikan penulisannya harus sesuai dengan data attribute yang tersedia karena jika tidak sesuai maka filterisasi akan gagal. Sebagai contoh pada layer Batas Desa/Kampung kita akan memfilter kolom “WADMKC” dengan isian “Kecamatan Laham”.
Untuk menampilkkan bentuk peta yang terfilter anda dapat klik pada icon “sync map with filter”
maka peta akan menampilan data yang terfilter saja yaitu data Kecamatan Laham.
Chart adalah grafik statistik yang digunakan untuk mewakili data dalam Sistem Informasi Geografis (GIS). Chart dapat digunakan untuk menunjukkan perbedaan kuantitatif antara atribut.
Dari data yang terfilter sebelumnya kita akan membuat diagramnya dengan mengklik icon
Created Chart, anda dapat membuat chart dengan data yang difilter ataupun tidak difilter.
Selanjutnya anda bisa mengatur setingan untuk menampilkan chart, pilih tipe chart yaitu Pie Chart, kemudian atur Group by dengan memilih kolom data “WADMKC” pada kolom ini harus berbentuk text kemudian Use dengan kolom data Luas_ha pada kolom ini harus berbentuk numerik/angka. Perintah ini akan mengelompkan sejumlah Text kemudian dijumlahkan dengan Total Angka dari kelompok text tersebut.
Kemudian klik icon
Next untuk ke tahap selanjutnya
Selanjutnya isi nama title sesuai keinginan anda dan klik icon Add The Widget
untuk menampilkan chart/diagram pada peta
Chart/diagram akan menampilakan jumlah informasi luas dari data yang telah diseleksi sebelumnya, seperti contoh data kolom pada WADMKC akan menampilkan luas baris data Kecamatan Laham, jika anda tidak memfilter makan Semua baris data pada kolom WADMKC akan ditampilkan dengan masing-masing luasnya.
Di SITAMALU Anda dapat membuat Widget dari layer yang ditambahkan ke peta. Widget adalah komponen seperti diagram, teks, tabel, dan penghitung, yang berguna untuk menggambarkan dan memfisualisasikan data lapisan secara kualitatif dan kuantitatif serta memberi pengguna kesempatan untuk menganalisis informasi secara lebih efektif.
Untuk mengatifkan Tool Widget ini anda dapat menghidupkan sebuah layer, sebagai contoh hidupkan layer Batas Kecamatan pada folder BATAS ADMINITRASI.
Kemudian pada bagian pojok kiri atas akan tampil pilihan pengaturan layer, klik icon
Created a Windget untuk membuat dan mengatur sebuah widget
Selanjutnya akan tampil beberapa pilihan widget yang akan dibuat seperti Chart, Text, Table, Counter. Sebagai contoh anda bisa memilih “Chart” untuk membuat widget diagram.
Selanjutnya anda bisa melakukan pengaturan untuk memunculkan diagram dari layer yang sudah dipilih
1. Untuk tipe diagram pilih “Pie Chart”
2. "Grup by” pilih attribute “wwadmkc”
3. “Use” plih attribute “LUAS_ha”
4. Sesuaikan kebutuhan warna pada “Color Ramp”
5. Pad tab layout cek list “Display Legend” untuk memunculkan legenda warna disamping diagram
6. Anda dapat menyesuaikan untuk pengaturan lainnya sesuai kebutuhan


Kemudian klik icon
Configure Widget Option untuk lanjut ke tahap selanjutnya
Pada tahap finalisasi anda bisa mengisi title dan kemudian klik icon
Add The Widget untuk menampilak widget diagram pada layar peta anda.
Widget diagram akan tampil di layar peta, anda dapat mengatur dan menyesuaikan posisi dan size diagram
Web GIS SITAMALU memungkinkan Anda memperkaya peta dengan fitur-fitur khusus yang memaparkan informasi tambahan, menandai posisi tertentu pada peta, dan sebagainya. Fitur-fitur tersebut membentuk apa yang disebut lapisan Anotasi atau Catatan, sebagai contoh anda dapat melihat gambar di bawah ini
Pada tampilan awal webgis simike anda klik pada icon
Layers pada pojok kiri atas, kemudian anda dapat klik icon
Add Annotations untuk masuk kedalam menu anotasi.
Pada tab properties anda dapat mengisi kolom Title (wajib) dan kolom Description (opsional) sesuai kebutuhan anda.
Selanjutnya anda bisa melanjutkan ke tab Geometries untuk membuat anotasi atau catatan, ada 5 jenis geometri yang dapat dipilih.
Line (Garis)
Polygon (Poligon)
Sebagai contoh klik pada anotasi geometries polygon untuk menggambar dan menandai, kemudian arahkan Kurson anda kelayar utama Web GIS, lalu anda mulai mindigit dan klik 2 kali untuk menghentikan digitasi.
Pata Tab style anda bisa menganti fill dan outline color sesuai kebutuhan, kemudian isi nama layer pada kolom legend
Setelah selesai mendigitasi anda bisa menutup dengan icon klik
Close pada pojok kiri anda.


anda dapat menyimpan hasil digitasi dalam bentuk file json, untuk menyimpannya dapat menggunakan tools export
kemudian pilih tipe mapstore, jika dibutuh kembali anda dapat import file tersebut.

Basemap pada WebGIS SITAMALU adalah peta dasar yang digunakan dalam aplikasi pemetaan digital. Basemap WebGIS biasanya diambil dari citra satelit atau peta jalan (street map). Basemap WebGIS dapat dipilih dari berbagai referensi, seperti tersedia yaitu : Open Street Map, Google Sattelite, Google Streets, Google Hybrid, Google Terrain, Esri Imagery, Esri Shaded Relief, Rupa Bumi Indonesia. Berikut adalah fungsi dari beberapa basemap:
Anda bisa melakukan Select Background (Basemap) dengan klik pada bagian kiri bawah, selanjutnya pilihan basemap akan terlampir. Anda bisa memilih basemap sesuai dengan kebutuhan dengan cara klik pada icon basemap.

Di webgis SITAMALU Anda dapat menambahkan berkas konteks peta atau berkas vektor ke peta. tools ini dapat dilakukan dengan mengeklik menu option
pada pojok kanan atas layar webgis anda kemudian pilihan icon Import
dan Export
akan terlihat.
Di sini pengguna dapat menyeret dan menaruh berkas tersebut ke dalam layar impor atau memilihnya dari folder komputer lokal melalui
tombol untuk mengimpor berkas. Anda dapat ada mengimpor dua jenis berkas yang berbeda untuk menambahkan data layer vector dengan format yang didukung: shapefile, KML/KMZ, GeoJSON dan GPX. Selain data vector anda juga dapat menambahkan kontek peta yang telah anda buat dan simpan.
Export adalah untuk menyimpan konteks peta yang telah dibuat,yaitu jika anda membuat widget diagram atau membuat anotasi maka proses tersebut dapat disimpan dengan cara di export dalam bentuk mapstore file (json) dan di import Kembali.
Anda dapat mencetak peta dengan mengklik icon Print
pada menu option.
Pada tampilan menu print anda dapat mengisi dan memilih beberapa settingan untuk menampilkan hasil cetak, yaitu :
Jika anda selesai mengatur hasil pencetakan makan bisa mengklik icon Print
untuk mengunduh file pada bagian pojok kanan bawah.
Untuk pilihan basemap anda disarankan tidak menggunakan produk basemap dari google karena sistem google tidak memberikan licensi untuk mencetak basemap, sebaiknya anda mengunakan basemap dari Esri Imagery atau Open Street Map agar tampilan cetak basemap dapat terlihat.
Layanan Katalog untuk Web adalah Standar OGC yang digunakan untuk menerbitkan dan mencari data geospasial dan metadata terkait di internet. Layanan ini menjelaskan layanan geospasial seperti Layanan Web Map Service (WMS) ,Layanan Web Map Tile Service (WMTS) , Web Feature Service (WFS) dan ArcGIS Rest Service.
Sebelum anda menggunakan tool ini maka anda harus memilik link url yang akan ditambahkan kedalam catalog sebagai layer peta baru berdsarkan tipe layanan web geospasial.
Sebagai contoh dibawah ini adalah link dari WFS untuk data Geoportal Provinsi Kalimantan Timur
wfs : https://jigd.kaltimprov.go.id/geoserver/wfs
Alat Ukur di WebGIS memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai jenis pengukuran (seperti jarak, luas, dan arah, dsb.) pada peta. Alat ini juga menyediakan beberapa fungsi tambahan yang dijelaskan di bagian dokumentasi ini. Alat ini dapat diakses dari menu option dengan memilih tombol
yang membuka bilah alat pengukuran.

Mengukur luas
Mengukur BearingUntuk satuan pengukuran anda dapat mengganti sesuai dengan kebutuhan.
Tools Street View memungkinkan pengguna untuk menelusuri citra 360 di Web GIS dari penyedia yang didukung seperti Google Street View. Melalui
tombol yang tersedia di Menu Option , alat tersebut dapat diaktifkan sehingga memungkinkan untuk menavigasi peta dengan Google Street View .
Saat alat ini diaktifkan, sebuah jendela terbuka dan jalan-jalan disorot pada peta sehingga pengguna dapat memilih salah satunya hanya dengan satu klik mouse.
Tool ini berfungsi untuk menampilkan kordinat sesuai posisi pada kursor yang anda arahkan, pastikan ada satu layer aktif pada Web GIS agar sistem ini berfungsi.
kemudian arahkan pada titik lokasi yang ingin diketahui kordinatnya

